Yaaaai selamat buat jurusan Arsitektur Interior UI,
Setelah 5 tahun berdiri, dimulai dari angkatan 2008, hingga sekarang angkatan yang baru masuk tahun 2013, Arsitektur interior UI sudah meluluskan dua angkatan, yaitu 2008 dan 2009.
Selama itu pula, Arsitektur Interior UI telah membuktikan kualitas dari segi menu pembelajarannya, hingga prestasi mahasiswa-mahasiswa nya.
Sekali lagi, selamaaaaat program studi Arsitektur Interior sudah berakreditasi A ~~
Cihuuuuy~~!
Sunday, November 17, 2013
Sunday, May 19, 2013
Projek Akhir PAI 2
Projek PAI 2 ini tema nya adalah kelompok sosial inti, dimana kita harus membuat dwelling untuk sekelompok orang yang hidup bersama. Nah kita semua diinstruksikan untuk membuat skenario tentang kelompok sosial inti itu. Ada yang ceritanya kelompok kakek - nenek hidup bersama, boyband korea di asrama, keluarga yang buta warna, dll. Nah disini aku ambil tema keluarga performer tradisional yang harus survive di kota yang jauh dari asalnya. Tema ini aku ambil karena dari dulu aku suka dan belajar tari tradisional dari kelas 1 SD sampai sekarang :)
Menurut aku sangat menarik untuk membahas performer tradisional karena mereka sebenarnya memiliki passion untuk mempertahankan warisan budaya keluarga mereka, namun di tengah arus globalisasi ini, sulit untuk mempertahankan pekerjaan mereka sebagai pekerjaan utama. Belum lagi, jika dalam satu keluarga ada anak yang dapat terpengaruh unsur-unsur budaya luar. Maka mereka hidup dalam dua jalur yang harus mereka pertahankan, tradisional dan modern.
Aku ambil ini dari cerita nyata, yaitu sekelompok performer wayang orang Bharata yang memiliki teater mereka sendiri di Senen Jl. Kalilio. Baru sekali dua kali nonton wayang orang di Jakarta sih, tapi yaampun ternyata kereeen bangeet XD. Mereka total banget mulai dari kostum, make up, musik, lighting dan efek panggung, performa semuanyaa bagus bangeet. Kalo punya temen mancanegara yang tertarik dengan budaya Indonesia, wajib kesini.
Mereka ternyata gak pernah mengaudisi pemain dari luar kecuali dari keluarga mereka sendiri. Jadi mereka tinggal di satu kawasan dan setiap Sabtu-Minggu mereka latihan dan perform disini. Lucunya, yang bermain yaa tantenya, oomnya, mbaknya, bapaknya, ibunya, sepupunya, semuanya satu keluarga. Bermain wayang orang tentunya tak cukup bagi mereka, maka disamping itu, mereka ada yang bekerja sebagai pelatih tari, modern dancer, penyewa kostum, bermain teater di tempat lain, dsb.
Makanya dengan latar yang menarik, aku coba hadirkan dua unsur kehidupan mereka dalam satu hunian. Lumayan menikmati sih waktu mengerjakan ini. Yang bikin aku suka belajar disini adalah projek-projek desain ini membebaskan kita untuk mempelajari bidang lain yang kita suka.
Sunday, June 10, 2012
Saturday, June 9, 2012
Presentasi UAS PAI-1
Awalnya agak jiper juga nih, abisan desain temen-temen yang lain bagus-bagus bangeet :)
Nih foto-fotonya tapi maaf yaa aku cuma foto sebagian nih
Project 2 PAI-1 Tehyan dan Cengkok
Nah untuk membuat ruang hobi ini, gw memilih untuk mewawancara Pak Diman, salah satu pemain tehyan terbaik yang sangat berpengalaman bermain alat musik Betawi, yaitu Tehyan. Kelompok gw milih Tehyan karena keunikannya sebagai alat musik gesek tradisional. Kerennya, untuk mainin alat musik ini harus pake feeling karena ga ada patokan nadanya. Pokoknya mantaplah :D
Proses membuat Ruang Hobi ini yaitu:
-Wawancara
Awalnya bingung, apanya yang mau di tanya-tanya biar tepat sasaran ke desain yang nanti kita bikin. Tapi coba eksplor apa aja, bisa jadi waktu dia melakukan hobi, peralatan yang dia pakai, cara dia bermain, bagaimana ia bergerak dan berperilaku saat melakukan hobinya, dan lain-lain. Jadi kita nanti bener-bener menemukan intisari dan ciri khas yang benar-benar membedakan ia antara orang yang mempunyai hobi yang sama. Lalu dari sana kita bisa menentukan tema atau kata kunci utama dari desain kita.
- Kata Kunci / Initial Statement
Setelah wawancara, saatnya kita mengolah semua data yang kita dapat tentang klien, lalu kita tentukan kata apa yang paling menggambarkan ia dan hobinya. Untuk Pak Diman dan tehyannya ini, gw pilih kata 'cengkok' karena kalau ngedengerin permainannya Pak Diman, pasti rasanya pengen joged-joged, mendayu-dayu, meliuk-liuk, pokoknya ada nada yang sering dia improvisasi tapi jadi lebih ada aksennya. Makanya gw pilih cengkok~
-Kualitas Ruang
Nah setelah dapet kata kuncinya, kita break down lagi kata nya, hubungin dengan berbagai istilah juga bisa, lalu bisa kita hubungin ke bentuk. Kalo gw, dari cengkok tadi, gw pilih meliuk, bergelombang, tapi ada kejutan-kejutan atau aksennya secara teratur. Nah dari sini coba-coba aja deh bikin maket studi. Nah dari maket studinya juga bisa kita eksplor lagi jadi bermacam-macam bentuk dan kualitas ruang.
-Eksekusi desain
Dari Kualitas Ruang tadi, bisa kita hubungin ke program ruang, site, view, penghawaan, struktur, dan lain-lain. Pokoknya prosesnya bisa bolak-balik deh sampe kita menemukan yang kira-kira cocok. Proses ini nih yang agak melelahkan soalnya mesti sering-sering konsultasi sama fasil tentang macem-macem. Nah kalo gw jadinya kayak gini
Hyaaah begitulaah proses yang gw kerjain XD
Karena masih harus belajar banyak, maaf yaa kalo ada yang salah-salah hhee~~
Proses membuat Ruang Hobi ini yaitu:
-Wawancara
Awalnya bingung, apanya yang mau di tanya-tanya biar tepat sasaran ke desain yang nanti kita bikin. Tapi coba eksplor apa aja, bisa jadi waktu dia melakukan hobi, peralatan yang dia pakai, cara dia bermain, bagaimana ia bergerak dan berperilaku saat melakukan hobinya, dan lain-lain. Jadi kita nanti bener-bener menemukan intisari dan ciri khas yang benar-benar membedakan ia antara orang yang mempunyai hobi yang sama. Lalu dari sana kita bisa menentukan tema atau kata kunci utama dari desain kita.
- Kata Kunci / Initial Statement
Setelah wawancara, saatnya kita mengolah semua data yang kita dapat tentang klien, lalu kita tentukan kata apa yang paling menggambarkan ia dan hobinya. Untuk Pak Diman dan tehyannya ini, gw pilih kata 'cengkok' karena kalau ngedengerin permainannya Pak Diman, pasti rasanya pengen joged-joged, mendayu-dayu, meliuk-liuk, pokoknya ada nada yang sering dia improvisasi tapi jadi lebih ada aksennya. Makanya gw pilih cengkok~
-Kualitas Ruang
Nah setelah dapet kata kuncinya, kita break down lagi kata nya, hubungin dengan berbagai istilah juga bisa, lalu bisa kita hubungin ke bentuk. Kalo gw, dari cengkok tadi, gw pilih meliuk, bergelombang, tapi ada kejutan-kejutan atau aksennya secara teratur. Nah dari sini coba-coba aja deh bikin maket studi. Nah dari maket studinya juga bisa kita eksplor lagi jadi bermacam-macam bentuk dan kualitas ruang.
-Eksekusi desain
Dari Kualitas Ruang tadi, bisa kita hubungin ke program ruang, site, view, penghawaan, struktur, dan lain-lain. Pokoknya prosesnya bisa bolak-balik deh sampe kita menemukan yang kira-kira cocok. Proses ini nih yang agak melelahkan soalnya mesti sering-sering konsultasi sama fasil tentang macem-macem. Nah kalo gw jadinya kayak gini
Hyaaah begitulaah proses yang gw kerjain XD
Karena masih harus belajar banyak, maaf yaa kalo ada yang salah-salah hhee~~
Project 2 PAI-1 Ruang Hobi
Jadi di project 2 ini kita disuruh membuat ruang untuk seseorang yang hobi melakukan kegiatan tertentu. Hobinya terbagi jadi 5, yaitu bermain alat musik gesek, sketsa, memasak, yoga dan membatik. Jadi kita membuat ruang yang spesifik untuk satu orang klien (kliennya beneran di wawancara) untuk melakukan hobinya.
Nah foto-foto display ini adalah presentasi hasil wawancara klien yang memuat semua info tentang diri dan hobinya.
Haduh maap yaaak pipiye, tataye, yayengski, foto aib kalian aku aplot :3
cc:
Pipi, Tata, Ayeng, Pia, Ayu, Dania, Faris, Kelompok masak, kelompok batik
Subscribe to:
Posts (Atom)











































